Pemilihan nama tersebut menjadi bagian dari upaya Hyundai menghadirkan produk yang memiliki keterkaitan dengan potensi dan kekayaan sejarah Indonesia. Perusahaan bahkan berharap nama Neira dapat dipertahankan ketika kendaraan listrik tersebut nantinya memasuki pasar internasional.
Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan bahwa nama Neira memiliki hubungan dengan kekayaan sumber daya alam Indonesia, khususnya nikel, serta nilai historis kawasan Banda Neira.
“Kita lihat nilai historisnya, Indonesia bagian timur itu adalah (penghasil) nikel, dan Banda Neira punya nilai historis yang bisa kita bawa,” kata Frans di Jakarta, Kamis.
Menurut Frans, penggunaan nama tersebut diharapkan mampu memberikan karakter tersendiri bagi kendaraan listrik Hyundai sekaligus memperkenalkan unsur identitas Indonesia kepada konsumen global.
Hyundai Ingin Nama Neira Dikenal di Pasar Internasional
Hyundai tidak menutup kemungkinan membawa Neira ke pasar ekspor. Namun, perusahaan masih akan mengutamakan kebutuhan konsumen dalam negeri sebelum memperluas distribusi kendaraan tersebut ke berbagai negara.
Salah satu hal yang menjadi perhatian Hyundai adalah penggunaan nama Neira untuk pasar internasional. Perusahaan berharap identitas yang diangkat dari sejarah Indonesia itu tetap melekat apabila kendaraan tersebut dipasarkan secara global.
“Ada untuk ekspor. (Nama global) diputuskan nanti, tapi, kita ingin bahwa nama Neira itu juga global, dan kalau itu menjadi nama yang bisa mengglobal atau mendunia, itu akan menjadi kebanggaan buat Indonesia,” ujar dia.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa Hyundai tidak hanya ingin menawarkan kendaraan listrik sebagai produk otomotif, tetapi juga menghadirkan unsur identitas lokal yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat dunia.
Empat Fitur Neira Disiapkan untuk Kebutuhan Konsumen Indonesia
Selain mengusung nama yang memiliki nilai historis, Hyundai Neira juga dibekali sejumlah fitur yang dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik penggunaan kendaraan di Indonesia.
Setidaknya terdapat empat aspek utama yang menjadi keunggulan kendaraan listrik tersebut, mulai dari jarak terendah kendaraan ke permukaan tanah, teknologi konektivitas, fitur keselamatan, hingga kapasitas penumpang.
Berikut empat fitur yang menjadi perhatian Hyundai dalam pengembangan Neira:
1. Ground clearance 200 mm
Hyundai Neira memiliki ground clearance mencapai 200 milimeter. Dimensi tersebut dirancang untuk memberikan kemampuan adaptasi terhadap kondisi jalan yang beragam di Indonesia.
Ketinggian kendaraan dari permukaan tanah juga mendukung karakter desain SUV crossover yang diusung Neira. Dengan karakteristik tersebut, kendaraan diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan perjalanan di berbagai kondisi jalan.
2. Teknologi konektivitas Bluelink
Fitur berikutnya adalah teknologi Bluelink yang memungkinkan pengemudi menghubungkan kendaraan dengan telepon pintar.
Melalui sistem konektivitas tersebut, sejumlah fungsi kendaraan dapat diakses menggunakan perangkat ponsel. Kehadiran teknologi ini menjadi bagian dari upaya Hyundai menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih praktis melalui integrasi kendaraan dan perangkat digital.
3. Fitur keselamatan untuk membantu pengemudi
Pada sektor keselamatan, Hyundai turut memperhatikan kebutuhan pengemudi ketika menghadapi area dengan jarak pandang terbatas.
Fitur keselamatan yang disiapkan mencakup dukungan ketika kendaraan melintasi area yang memiliki keterbatasan visibilitas, termasuk halaman maupun kawasan tertutup.
4. Konfigurasi tujuh penumpang
Kapasitas kabin menjadi aspek lain yang diperhatikan Hyundai. Neira dirancang dengan konfigurasi tujuh penumpang sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan perjalanan bersama keluarga.
Selain kapasitas tersebut, akses dari baris kedua menuju baris ketiga juga dirancang agar lebih mudah dan nyaman digunakan penumpang.
Fransiscus menyampaikan bahwa berbagai karakteristik tersebut merupakan hasil pertimbangan perusahaan terhadap kebutuhan konsumen Indonesia. Dengan demikian, pengembangan Neira tidak hanya berfokus pada teknologi elektrifikasi, tetapi juga memperhatikan aspek fungsionalitas kendaraan untuk penggunaan sehari-hari.
Hyundai Siapkan Area Khusus di GAW 2026
Untuk memperkenalkan Neira lebih dekat kepada masyarakat, Hyundai menjadwalkan pengenalan lebih lanjut kendaraan listrik tersebut dalam ajang Gaikindo Auto Week (GAW) 2026.
Dalam pameran otomotif tersebut, Hyundai akan menyediakan area khusus yang memungkinkan pengunjung mengeksplorasi kendaraan secara langsung.
Kehadiran area tersebut diharapkan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh karakter desain, teknologi, serta berbagai fitur yang ditawarkan Hyundai Neira sebelum kendaraan tersebut semakin diperkenalkan ke pasar otomotif Indonesia.