Simalungun – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mendorong tumbuhnya pelaku industri gim dari daerah melalui pengenalan permainan papan atau board game kepada pelajar di kawasan Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (27/10) tersebut melibatkan siswa SMA Negeri 1 Ajibata dan SMK Negeri 1 Lumbanjulu. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun komunitas kreatif sekaligus memperkenalkan potensi industri gim kepada generasi muda.
Bertajuk “Pengembangan Komunitas Board Game (Gim Papan) dalam Upaya Membangun Ekosistem Industri Gim Indonesia di Kabupaten Simalungun”, kegiatan berlangsung di Auditorium Dr. Mangapul Sagala, Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat.
Para peserta terlebih dahulu mencoba sejumlah permainan papan, di antaranya Sekata yang mengusung konsep merangkai kata dan Superfood yang mengajak pemain mengumpulkan makanan bergizi. Mereka juga berkesempatan memainkan prototipe gim Magic Mochi Mayhem.
Seluruh sesi permainan dipandu Melvin Goenawan dari Main Mind Studio and Education. Setelah mengikuti permainan, para pelajar mendapatkan materi mengenai gim papan, termasuk pengenalan terhadap pengembangan permainan dan potensi komunitasnya.
Board Game Didorong Jadi Pintu Masuk Industri Gim Daerah
Kasubdit Pemasaran dan Komersialisasi Direktorat Gim, Iman Argiono, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari aktivasi creative hub. Program ini bertujuan mengenalkan ruang kreatif kepada pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Simalungun agar dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai kegiatan kreatif.
Salah satu pendekatan yang dilakukan ialah membangun komunitas board game sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri gim di Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mengenal permainan papan sebagai sarana hiburan, tetapi juga memahami proses pengembangan gim dan cara membangun komunitas di daerah.
Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi modal awal bagi para pelajar untuk mengenali peluang di industri kreatif, termasuk kemungkinan mengembangkan permainan sendiri.
Penguatan komunitas lokal juga diproyeksikan membuka ruang bagi munculnya kreator baru di Kabupaten Simalungun. Dengan semakin banyaknya individu yang tertarik mempelajari proses pembuatan gim, peluang usaha baru di sektor tersebut diharapkan ikut berkembang.
Pemkab Simalungun Dukung Kreativitas Pelajar
Pemerintah Kabupaten Simalungun menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Simalungun, Frengky F Purba, hadir mewakili Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih.
Frengky menilai pengenalan board game kepada pelajar dapat memberikan manfaat dalam pengembangan kreativitas, perluasan wawasan, serta pembentukan komunitas kreatif di daerah.
Menurutnya, permainan papan juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai media yang memperkenalkan budaya dan kearifan lokal. Dengan demikian, pengembangan gim tidak hanya berkaitan dengan hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mengangkat identitas daerah.
Potensi tersebut membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengolah unsur budaya setempat menjadi ide permainan yang menarik sekaligus memiliki nilai ekonomi kreatif.
Pelajar Diharapkan Mengembangkan Komunitas di Daerah
Penyelenggara mendorong para pelajar mengikuti materi yang diberikan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan masing-masing.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pengenalan board game di Kabupaten Simalungun, sehingga kegiatan tidak berhenti pada pelaksanaan lokakarya.
Pengembangan komunitas menjadi salah satu unsur penting dalam membangun ekosistem industri gim daerah. Melalui komunitas, para peminat dapat saling bertukar gagasan, mempelajari proses pembuatan permainan, serta mengembangkan kreativitas secara bersama-sama.
Kegiatan di Parapat ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan industri gim kepada generasi muda di kawasan Danau Toba. Pemerintah berharap pengenalan tersebut dapat mendorong lahirnya kreator lokal, memperluas peluang usaha, dan memperkuat peran ekonomi kreatif dalam pengembangan potensi Kabupaten Simalungun.
Sumber:Antaranews.com