isu lintas provinsi

Korpasgat Beri Penghargaan kepada Lima Petinggi TNI-Polri, Tampilkan Aksi Operasi Khusus

admin Diperbarui 17:37 3 menit membaca
Foto: antaranews.com
Ukuran Teks:

Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) mengangkat lima pejabat tinggi TNI dan Polri sebagai warga kehormatan korps dalam sebuah prosesi di Markas Komando Korpasgat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin. Kegiatan tersebut diwarnai demonstrasi kemampuan operasi khusus prajurit hingga penyerahan sejumlah atribut kehormatan.

Pengangkatan ini ditetapkan melalui keputusan Panglima Korpasgat sebagai bentuk penghargaan kepada para pejabat yang menerima status warga kehormatan. Prosesi pemberian piagam tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan sinergi antarlembaga dalam pelaksanaan tugas menjaga bangsa dan negara.

“Keputusan Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat tentang pemberian penghargaan berupa piagam penghargaan sebagai Warga Kehormatan Korps Pasukan Gerak Cepat,” demikian bunyi keputusan yang dibacakan dalam prosesi tersebut.

Lima pejabat yang menerima penghargaan itu adalah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, serta Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali.

Demonstrasi Operasi Khusus Warnai Prosesi

Sebelum penyerahan atribut kehormatan, Korpasgat menampilkan demonstrasi kemampuan prajurit yang mencakup sejumlah metode operasi khusus. Peragaan tersebut memperlihatkan pemanfaatan teknologi, mobilitas udara, dan kendaraan taktis dalam mendukung pelaksanaan operasi.

Salah satu rangkaian aksi menampilkan infiltrasi menggunakan wingsuit dan terjun bebas atau free fall. Prajurit juga memperagakan penggunaan paramotor dan paratrike, serta pemanfaatan drone pengintai dan drone kamikaze.

Demonstrasi berlanjut dengan serbuan menggunakan kendaraan taktis. Rangkaian operasi kemudian ditutup dengan peragaan eksfiltrasi melalui metode Airborne Tactical Extraction Platform yang melibatkan helikopter NAS-332 Super Puma.

Peragaan tersebut menjadi bagian dari kegiatan yang menampilkan kemampuan dan kesiapan prajurit Korpasgat dalam menjalankan berbagai skenario operasi khusus.

Lima Pejabat Terima Baret Jingga dan Brevet Kehormatan

Setelah demonstrasi selesai, kelima pejabat menerima sejumlah atribut yang menjadi bagian dari prosesi pengangkatan sebagai warga kehormatan Korpasgat.

Atribut yang diserahkan meliputi Baret Korpasgat, Brevet Komando, Brevet Terjun Bebas Tempur (TBT), Brevet Anti Teror Lawan Bajak Udara (Albara), serta Pisau Komando Korpasgat.

Pemberian atribut tersebut melengkapi prosesi penghargaan yang ditetapkan melalui keputusan Panglima Korpasgat. Status warga kehormatan menjadi simbol penghormatan korps kepada para pejabat penerima.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, kelima pejabat juga menuliskan pesan dan kesan untuk prajurit Baret Jingga Korpasgat. Pesan tersebut ditujukan untuk memotivasi prajurit agar terus meningkatkan profesionalisme, semangat pengabdian, dan komitmen menjaga kehormatan satuan.

“Petikan keputusan ini disampaikan kepada yang berkepentingan untuk diketahui dan dipergunakan sepenuhnya,” demikian bunyi bagian penutup keputusan tersebut.

Perkuat Soliditas dan Sinergi TNI-Polri

Pengangkatan lima pejabat sebagai warga kehormatan Korpasgat menjadi bentuk penghargaan sekaligus simbol kedekatan hubungan antarlembaga.

Melalui kegiatan tersebut, Korpasgat menegaskan pentingnya soliditas dan sinergi TNI-Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing. Hubungan yang kuat antarlembaga diharapkan dapat menunjang pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selain menjadi seremoni penghargaan, kegiatan ini juga memperlihatkan kemampuan prajurit Korpasgat melalui demonstrasi operasi khusus yang menggabungkan keterampilan personel, pemanfaatan teknologi, serta dukungan sarana udara dan kendaraan taktis.

Sumber:Antaranews.com

Tinggalkan komentar